Distorsi dan Solusi

solution

(Seri 1 Tips Knowing YourSelf and Others with NLP)

Sobat pernahkah merasa mentok dan tak tahu lagi bagaimana solusinya ? Yakinilah sobat bahwa mentok itu hanyalah bagian dari perjalanan kita bukan akhir dari perjalanan kita. Ketika kita meyakini mentok itu adalah akhir dari perjalanan kita, otak kita akan berhenti berpikir mencari solusinya, alih-alih mendekatkan pada solusi otak kita malah akan menjauhkan kita dari solusi.

Kebalikkan dari itu bila kita meyakini bahwa mentok itu hanyalah bagian dari perjalanan dan bukan akhir dari perjalanan InsyaAllah kita mengundang otak kita untuk berbincang bebas akan solusi-solusi bijak yang bisa kita akses. Otak pun mulai ON dan berlayar menuju pelabuhan solusi. Lalu bagaimana coach tipsnya mengatasi mentok ? Yuk kita simak ulasan singkat dan step by step tips menemukan solusi.

Sobat ketika kita sulit mencari solusi seringkali hal ini disebabkan diri yang terdistorsi sedemikian eratnya oleh suatu hal atau fakta. Dalam melakukan filter informasi pikiran, kita secara otomatis melakukan suatu proses yang disebut dengan distorsi yaitu pengaburan makna suatu hal atau fakta karna adanya proses mengaitkan suatu hal atau fakta tersebut dengan hal lain yang sebenarnya tidak ada hubungannya dan tidak ada alasan yang Logis.

Dalam sistem filter pikiran, proses distorsi tidak berjalan sendirian ada juga proses lainnya yaitu delesi dan generalisasi dalam workshop Knowing YourSelf and Others saya membahas detail tentang distorsi, delesi, dan generalisasi serta pola-polanya yang terbentuk menjadi sebuah program . Delesi sebenarnya adalah mendelete hal-hal yang tidak penting agar tidak memenuhi pikiran kita. Hanya saja dalam keadaan mentok yang terjadi adalah bukannya mendelete hal-hal yang tidak penting, namun otak malah mendelete solusi-solusi yang ada di otak. Waduh otak mendelete solusi, yang bener coach? Yes situasi seperti itu kerap terjadi kala kita focus pada masalah dan mentok, tenang saja ada tipsnya mengatasi hal tersebut, yuk disimak.

  1. Tarik napas sejenak, mundur perlahan, baca doa terlebih dahulu minta kepada Allah untuk didekatkan kepada Solusi yang Hak.
  2. Mulai pikirkan fakta apa ya yang saya kaitkan dengan masalah ini, yang sebenarnya tidak ada alasan logis atas fakta tersebut ? Misal Kemarin saya gagal pasti besok saya juga gagal lagi (apa hubungannya antara kemarin gagal dengan besok pasti gagal, apa fakta logisnya bila saya kemarin gagal hari ini mesti gagal juga), contoh berikutnya saya lulusan SMU pasti saya tidak bisa meraih kesuksessan (apa hubungannya antara lulus SMU dengan sukses, bukankah banyak tamatan SD pun yang bisa punya usaha yang maju?)
  3. Apa yang saya delete sehingga saya sulit menemukan solusinya ?
  4. Lakukan dengan relaks dan akses state Let it Go. Karna ketika kita Let it Go sebuah masalah maka pada saat yang bersamaan kita juga mengundang Let It Came sebuah Solusi.

Salam, Selamat Mencoba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>