cyber-security-2776600_1280

Fokus pada Persiapan

(Seri 2 Tips Mengatasi Takut Bersalah)

Alhamdulillah hampir 1 dekade ini saya diberi kesempatan Allah bekerjasama dengan para trainer senior didunia training. Saya melihat dengan mata kepala sendiri apa-apa saja yang mereka lakukan dibelakang panggung. Pantas saja bila mereka masih berkarir selama belasan tahun didunia training dan memiliki klien yang semakin banyak. Seperti bunyi pepatah bijak, “Bisnis Anda takkan pernah lebih tinggi dari kapasitas Anda.” Banyak kearifan yang mereka lakukan dan tak dilakukan trainer kain. Kearifan yang mahal itu membawa saya melihat satu hal dalam diri mereka, tingginya tekanan rasa takut bersalah membuat mereka semakin gigih mempersiapkan training. Alih-alih panik dan tak menatap apa-apa, mereka larut dan asyik dalam fase persiapan seperti anak kecil yang tak bisa diganggu dengan mainannya, bahkan ketika dunia sedang tak bersahabat dengannya.

Darisitu saya belajar bahwa rasa takut bersalah perlu disadari keberadaannya, dia adalah “pengetuk pintu persiapan.” Kesadaran akan rasa takut dalam takaran yang tepat, membuat kita jadi maju melesat. Kesadaran dengan takaran yang lebih justru akan menghadirkan tekanan yang malah membuat kita tidak bergerak kemana-mana. Saya sendiri menyadari, tanpa adanya rasa takut saya hanya akan ongkang-ongkang kaki, menyusun materi seadanya, mendesain slide sekenanya, memilih kata seenaknya. Dalam level ini sadari saja “bahwa takut mu adalah pintu pengetuk persiapan mu.”

Kita move on ya, banyak loh sobat yang sebenarnya mesti kita persiapkan sebelum memulai berbicara di depan maupun sebelum memberikan training. Jadi, alih-alih sibuk memikirkan rasa takut, kita pinjam energinya untuk mempersiapkan segala sesuatu. Saya sendiri membagi persiapan menjadi dua, yaitu persiapan teknis dan persiapan non teknis. Berikut saya share secara singkat mengenai dua persiapan tersebut. InshaAllah nanti aka nada bab khusus yang membahas persiapan-persiapan tersebut.

 

Persiapan Teknis

Persiapan ini adalah persiapan yang berkaitan langsung dengan berbicara di depan umum. Persiapan ini sangat wajib Anda kuasai karna berkaitan langsung dengan performa saat berbicara. Saya menganguk betul ketika Micheal Tjandra, seorang pembawa acara berita Indonesia, yang pernah mewawancarai Bapak Barack Obama,  berkata dalam sebuah kutipan, “Tak ada pembicara yang hebat, Kecuali melakukan persiapan dengan matang.” Tak heran makanya bila anda tahu bagaimana persiapan pidato legenda Steve Jobs, konon dikatakan bahwa untuk membuat satu launching produk Apple yang berdurasi 20 menit, dibutuhkan total waktu (persiapan) 250 jam.

Waduh kalo gitu saya mau bicara 1 jam persiapan 750 jam dong Coach ? Ya ga mesti se ekstrim itu juga si, tergantung dari kadar acaranya, setidaknya dari hal tersebut kita bisa lihat sama-sama, sebenarnya kita tidak ada waktu untuk meratapi rasa takut yang berlebih, ada banyak sekali waktu yang akan Anda perlukan untuk persiapan, jadi alih-alih mengurusi rasa takut, kita sebenarnya akan disibukkan mengurusi persiapan.

Hmm oke, terus persiapan teknis itu apa aja Coach ? Yang non teknis ? Sabar dulu ya, InshaAllah kita sambung di seri berikutnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>